
Dia.. hinggap di setiap daun, meronakan warnanya yang meranum.
Dia terbang di cerucut cemara, membiaskan keglamoran sesaatnya.
Dia terbang tanpa lelah dengan keyakinan, merasa indah pun dalam kerendahan.
Dia tetap kuat dalam lapuknya bulu di tubuh dan sayapnya.
Dia hanya kiasan.
Dia hanya ilusi.
Dia hanya mimpi
Sang kupu-kupu Malam...{paterpan}
Ada yang benci dirinya...
Ada yang butuh dirinya...
Ada yang berlutut mencintainya...
Ada pula yang kejam menyiksa dirinya..
Ini hidup wanita si kupu-kupu malam..
Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga...
Dia tersenyum, kata manis merayu memanja..
Kepada mreka yang datang..
Dosakah yang mereka kerjakan..
Sucikah mereka yang datang...
Kau tersenyum, dalam hati menangis...
Kau menangis di dalam senyuman..
Yang terjadi...terjadilah....
Yang dia tahu Tuhan penyanyang umatnya...


