Tuesday, March 10, 2009

Sang Kupu-kupu


Dia.. hinggap di setiap daun, meronakan warnanya yang meranum.
Dia terbang di cerucut cemara, membiaskan keglamoran sesaatnya.
Dia terbang tanpa lelah dengan keyakinan, merasa indah pun dalam kerendahan.
Dia tetap kuat dalam lapuknya bulu di tubuh dan sayapnya.
Dia hanya kiasan.
Dia hanya ilusi.
Dia hanya mimpi
Sang kupu-kupu Malam...{paterpan}
Ada yang benci dirinya...
Ada yang butuh dirinya...
Ada yang berlutut mencintainya...
Ada pula yang kejam menyiksa dirinya..
Ini hidup wanita si kupu-kupu malam..
Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga...
Dia tersenyum, kata manis merayu memanja..
Kepada mreka yang datang..
Dosakah yang mereka kerjakan..
Sucikah mereka yang datang...
Kau tersenyum, dalam hati menangis...
Kau menangis di dalam senyuman..
Yang terjadi...terjadilah....
Yang dia tahu Tuhan penyanyang umatnya...

3 comments:

putrabayu said...

Kupu2 tak kenal menyerah
Terus berjuang demi hidupnya
Dia tak peduli
Meski harus jalani hidup sebagai ulat yang menjijikkan
Atau terdiam sebagai kepompong yang tak berdaya

ningsih said...

setuju pak bayu! thanks!

bening said...

kupu-kupu besi (meminjam istilah teman)
adalah panggilan tepat untuk sahabat hebatku, sukses selalu ya